Pada tahun 2016, nama berubah menjadi Indogreen Environment & Forestry Expo (IEFE).  Jadwal pameran tanggal 19 - 22 Mei 2016 di Jakarta Convention Center (JCC).

Indogreen Forestry Expo adalah ajang pameran produksi hasil hutan terbesar di Indonesia. IndoGreen menjadi agenda tahunan Kementerian Kehutanan sejak tahun 2009 & diselenggarakan setiap tahun di JCC. Memasuki tahun ke-8, nama pameran berubah menjadi INDOGREEN ENVIRONMENT & FORESTRY EXPO (IEFE) yang di-jadwal-kan akan diselenggarakan pada tanggal 19 - 22 Mei 2016 di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran lingkungan & kehutanan tahun 2016 mengangkat tema "Gotong Royong Mewujudkan Kelestarian Lingkungan & Hutan untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan". Acara menampilkan potensi dan hasil-hasil hutan sekaligus ajang promosi investasi sektor kehutanan khususnya dalam pengelolaan wisata alam hutan & hasil hutan serta pemanfaatan hutan untuk sektor perkebunan, pertambangan, minyak & gas bumi.

pameran indogreen forestry expo 2014
Maksud penyelenggaraan Indogreen Environment & Forestry Expo adalah menggali potensi kehutanan di daerah dan produk-produk lokal sektor kehutanan yang khas yang tersebar di penjuru Nusantara untuk diperkenalkan kepada publik agar dapat bersaing pada skala nasional atau bahkan internasional. Sedangkan tujuan acara adalah untuk mensosialisasikan program dan tindakan nyata pemerintah dan pihak swasta dalam melaksanakan pembangunan hutan berkelanjutan termasuk reklamasi hutan dan lahan bekas tambang, penyebarluasan informasi tentang potensi usaha pengelolaan hasil hutan dan fasilitasi investasi sektor kehutanan, menciptakan pola kemitraan dalam pengelolaan hutan dan hasil hutan, serta media pengayaan pengetahuan tentang pengelolaan hutan lestari.

pameran indogreen forestry expo 2014
Indogreen Environment & Forestry Expo diikuti oleh peserta yang berasal dari lembaga pemerintah departemen dan non departemen, pemerintah daerah, industri kehutanan, industri pertambangan, serta lembaga swadaya masyarakat yang memiliki perhatian besar pada pelestarian hutan. Peserta pameran antara lain berasal dari Dinas Kehutanan dan/ Perkebunan Provinsi/Kota/Kabupaten, BUMN sektor kehutanan dan/ perkebunan seperti Perum Perhutani dan PTPN, pemilik lahan HTI dan kelapa sawit, para pengusaha kayu dan rotan, perusahaan pulp dan paper, perusahaan mebel/furniture, pengelola wisata alam dan agrowisata, industri otomotif ramah lingkungan yang mendukung Indonesia Hijau, industri pertambangan, dan perusahaan minyak dan gas bumi.

Selain menampilkan produk dan jasa kehutanan yang ramah lingkungan dan menjadi acara hiburan yang bernilai ilmu pengetahuan, Indogreen Environment & Forestry Expo juga menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik yang penting untuk diikuti. Acara pendukung tersebut antara lain seperti dialog nasional penyelamatan hutan, progress of timber industry, ajang temu bisnis dengan pelaku usaha wisata alam hutan, presentasi peluang bisnis hasil hutan, dan talkshow update teknologi dalam melestarikan hutan & lingkungan dimana diharapkan akan muncul gagasan/ide yang sangat dibutuhkan untuk mewujudkan hutan Indonesia yang lestari, family environment & forestry day, forestry tour, green fun bike, pembagian pohon gratis dan masih banyak lagi.

pameran indogreen forestry expo 2014
Pada Indogreen Forestry Expo 2015, pameran telah dikunjungi lebih dari 10000 pengunjung yang terdiri dari perwakilan negara-negara sahabat, pejabat pemerintah pusat dan daerah, para pelaku industri, investor luar dan dalam negeri, profesional dan eksekutif perusahaan, civitas akademisi, aktifis lingkungan, dan masyarakat umum. Manfaat penyelenggaraan pameran Indogreen antara lain:
  1. Wadah partisipasi masyarakat industri kayu memperkenalkan potensi dan dinamika kekhasan hasil - hasil industrinya dalam rangka memperluas pasar dengan memanfaatkan jejaring investasi nasional.
  2. Wadah mensosialisasikan program dan tindakan nyata pemerintah dan pihak swasta dalam melaksanakan pembangunan hutan yang bermoral dan berkelanjutan.
  3. Memunculkan gagasan-gagasan baru yang sangat dibutuhkan dalam rangka penyelamatan hutan untuk mewujudkan Indonesia hijau - goGreen sebagai paru-paru dunia.
  4. Masyarakat umum dan para pelaku industri semakin memiliki perhatian besar pada upaya pemerintah menumbuhkan gerakan untuk menanam dan memelihara pohon serta penyelamatan dan pelestarian hutan.
  5. Memfasilitasi forum dan promosi terjadinya transaksi, investasi, dan bisnis yang menguntungkan dalam rangka mendukung kemajuan pembangunan kehutanan dengan terciptanya pola kemitraan dalam pengelolaan hutan dan hasil hutan.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: