Misalkan ayah sudah punya nama bayi tapi istri belum juga hamil mungkin banyak orang yang begitu. Dibalik hal tersebut, merencanakan kehamilan merupakan suatu hal yang jarang dilakukan oleh keluarga.

ibu hamil

Pengertian-nya, memeriksakan kesehatan sebelum hamil muda adalah yang paling penting, siapa tahu kita ada TORCH yup! Bagaimanapun, cara agar cepat hamil yaitu dengan memperhatikan asupan yang bergizi dan sehat. Senam dan posisi seks yang tak biasa, biasanya digunakan bagi pasangan yang letak rahim-nya tidak normal atau kena penyakit yang mengganggu masuknya sel sperma.

Untuk mendapatkan anak laki-laki, perempuan, atau kembar, selain karena pengaruh genetic juga dipengaruhi oleh seberapa besar zat makanan yang dikonsumsi mempengaruhi hormon reproduksi. Terdapat beberapa vitamin yang perlu diketahui agar bayi yang dikandung tumbuh sehat. Selain itu, ada ciri-ciri dan tanda-tanda janin jika kekurangan gizi tertentu:  

  1. Asam folat adalah vitamin B9 yang dapat mencegah bayi cacat saraf atau kelainan pada otak dan sumsum tulang belakang serta untuk regenerasi sel-sel tubuh yang rusak. Sebelum dan selama hamil, kebutuhan asam folat 400-800 mcg/hari. Vitamin B9 ini tidak disimpan dalam tubuh jadi cara mendapatkan adalah dengan konsomsi makanan yang mengandung asam folat. Sumber makanan alami yang mengandung asam folat paling tinggi antara lain biji bunga matahari (kuaci), kacang-kacangan (buncis dan kacang merah), papaya, gandum, bayam, alpukat, kubis/kol, brokoli, jeruk, kentang, dan pisang. Tidak susah mendapatkannya bukan? Oleh karena itu, akan lebih baik jika ibu tertib dan disiplin makan makanan yang mengandung asam folat jauh sebelum hamil.
  2. Kalsium dan vitamin D diperlukan untuk membentuk tulang dan gigi bayi, menjaga sistem otot, saraf, dan peredaran darah. Kekurangan vitamin D menyebabkan kekebalan tubuh lemah, pertumbuhan rambut, tulang, dan gigi bayi terganggu. Oleh karena itu, vitamin D dapat membantu mengurangi resiko sclerosis pada bayi. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah 1000-1300 mg/hari sedangkan vitamin D 600 IU/hari. Bahan yang paling banyak mengandung kalsium yaitu susu, buah ara, kubis, brokoli, dan almond. Sedangkan sumber vitamin D adalah minyak ikan kod, ikan tuna, sarden, dan salmon, telur, tahu dan tempe, susu kedelai, jamur, udang dan tiram. Alangkan lebih bagus jika setiap hari meluangkan waktu setiap pagi berolah raga sambil berjemur di bawah sinar matahari sebelum jam 8 pagi karena secara alami vitamin D diproduksi oleh tubuh ketika kulit terpapar sinar matahari.
  3. Agar bayi tumbuh sehat, bahan makanan yang mengandung protein tinggi sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Protein mengandung asam amino esensial untuk membentuk struktur kulit, rambut, otot, organ, dan kelenjar pada bayi. Kebutuhan protein adalah 71 g/hari. Sumber protein antara lain daging sapi, daging ayam, ikan salmon dan tuna (lemak sehat omega 3), putih telur, serta tahu dan tempe. Selain itu hindari bahaya makan makanan yang berlemak terutama gajih sapi, kambing, kulit ayam, dan kuning telur. Konsumsi protein secukupnya karena jika berlebihan protein akan diubah dan disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Selain itu mengolah atau menggoreng makanan dengan minyak zaitun adalah pilihan terbaik.
  4. Selama hamil, volume darah meningkat karena adanya perubahan dalam tubuh ibu. Biasanya ibu akan cenderung mudah lelah dan rentan infeksi seperti gejala kurang darah. Untuk mengatasi hal tersebut perlu asupan zat besi 27 mg/hari. Zat besi membentuk hemoglobin sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Sumber zat besi yaitu daging sapi, kuning telur, ikan baronang dan sarden, bayam, kangkung, daun singkong, kacang polong dan kedelai, kismis dan plum. Contoh jeroan seperti hati dan ampela sebenarnya juga mengandung zat besi tapi lebih baik dihindari saja. Setelah makan makanan yang mengandung zat besi tinggi sebaiknya konsumsi makanan yang banyak vitamin C dan hindari makanan yang ber-kalsium. Karena vitamin C membantu penyerapan zat besi lebih optimal sedangkan kalsium justru dapat menghambat penyeparan zat besi. Oleh karena itu, beri jeda/jarak waktu antara makan/minum vitamin C dan minum susu kalsium. Buah yang banyak mengandung vitamin C paling tinggi urutan-nya yaitu jambu biji, kiwi, pepaya, kelengkeng, stroberi, nanas, jeruk, melon, anggur, markisa, mangga, tomat, apel, dan pear.

Tulisan tentang makanan dan vitamin untuk ibu hamil ini sebenarnya dipersiapkan untuk rencana kehamilan istri. Namun agar tidak lupa, tulisan yang dirangkum dari berbagai makalah kesehatan dan kedokteran tersebut ditulis dalam bentuk artikel.

Jihan Nur Shadrina

Jihan Nur Shadrina

Blog ini di buat, copas dari beberapa sumber website muslim. Sekaligus saya belajar dan membaca dari hasil copas artikel, agar saya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diri saya, keluarga dan lingkungan di sekitar, Semoga saya di jadikan WANITA MUSLIMAH yang bermanfaat. Aamiin.

Post A Comment:

0 comments: