Menelusuri 7 Gua Terindah Di Gunungkidul 


Menelusuri 7 Gua Terindah Di Gunungkidul

AdeevaTravel - Gunungkidul adalah salah satu kabupaten yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Daerah yang sebagian besar wilayahnya berupa perbukitan dan pegunungan kapur ini juga terkenal dengan wilayahnya yang tandus dan sering mengalami kekeringan di musim kemarau. 

Namun selain memiliki wilayah perbukitan dan pegunungan kapur, Gunungkidul juga banyak menyimpan tempat kekhasan sejarah yang unik serta potensi pariwisata, budaya maupun kuliner yang sangat menakjubkan. Salah satunya adalah daerah ini banyak terdapat gua-gua tersembunyi yang sangat indah dan menakjubkan. Seperti Gua Pindul yang didalamnya terdapat sungai bawah air atau Anda akan dibuat terkagum-kagum melihat lukisan alam di dalam Gua Jomblang yang dikenal dengan sebutan "Cahaya Surga" atau Gua Braholo tempat ditemukannya 10 fosil manusia purba oleh para arkeolog.


Berikut 7 Gua Terindah Di Gunungkidul yang wajib Anda telesuri ubtuk menyatukan diri Anda dengan alam.    

1. Gua Pindul


Gua Pindul

Gua Pindul sepanjang sepanjang 350 meter dengan lebar 5 meter ini terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Gua yang di dalamnya terdapat sungai bawah tanah  yang berasal dari mata air Gedong Tujuh memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan. Gua dengan pemandangan formasi bebatuan stalaktif yaitu sejenis mineral sekunder yang menggantung di langit-langit gua kapur dan sebagian lagi tumbuh hingga ke dasar sungai menjadikannya seperti pilar.

Di Gua Pindul ini Anda dapat menikmati pemandangan alam yang sangat indah dengan menyelusuri sungai yang ada di dalam gua dengan menggunakan ban pelampung. Di gua ini terdapat beberapa ornamen cantik seperti batu kristal, moonmilk, serta stalaktit dan stalagmit yang indah. Sebuah pilar raksasa yang terbentuk dari proses pertemuan stalaktit dan stalagmit yang usianya mencapai ribuan tahun menghadang di depan. Di beberapa bagian atap gua juga terdapat lukisan alami yang diciptakan oleh kelelawar penghuni gua. Di tengah gua terdapat satu tempat yang menyerupai kolam besar dan biasanya dijadikan tempat beristirahat sejenak sehingga Anda dapat berenang atau terjun dari ketinggian.    

2. Gua Jomblang


Gua Jomblang

Goa Jomblang merupakan gua vertikal yang bertipe collapse doline. Goa ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Itulah yang membuat unik karena di dalam gua terdapat luas mulut gua sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang. Goa Jomblang di Kabupaten Gunungkidul,DI Yogyakarta . 

Untuk memasuki Goa Jomblang yang tingginya 60 meter ini diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau [single rope technique] (SRT). Siapa pun yang hendak caving di Gua Jomblang wajib menggunakan peralatan khusus yang sesuai dengan standar keamanan caving di gua vertikal dan harus didampingi oleh penelusur gua yang sudah berpengalaman. saat ini Gua Jomblang merupakan tempat konservasi tumbuhan purba dan dikembangkan menjadi tempat wisata oleh seorang tokoh pecinta alam khususnya di indonesia yaitu Cahyo Alkantana.

Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman goa yang gelap gulita. Air yang menetes dari ketinggian turut mempercantik pemandangan. Dan jika Anda datang ke tempat ini, Anda pasti akan terkagun-kagum ketika menyaksikan lukisan alam yang dikenal dengan istilah "cahaya surga".

3. Gua Kalisuci


Gua Kalisuci

Menelusuri gua-gua bawah tanah menjadi salah satu potensi wisata yang ditawarkan di Gua Kalisuci. Gua yang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta  ini memiliki pemandangan alam yang sangat unik. Keunikan yang dijumpai adalah fenomena bentukan bentang alam, karst permukaan berupa bentukan depresi yang runtuh yang membentuk gua-gua vertikal dan bentukan positif berupa bukit karst berbentuk kerucut, sedangkan bawah permukaan berupa aliran sungai bawah tanah yang mengalir melalui gua-gua horisontal yang merupakan suatu sistem aliran sungai bawah tanah yang saling berhubungan satu-sama lain di kawasan karst Gunungkidul. 

Di kawasan ini Anda dapat melakukan aktivitas susur gua dengan menggunakan peralatan khusus seperti perahu karet, tali, dan lain-lain. Anda juga dapat menikmati keindahan Gua Kalisuci dengan stalaktit dan stalakmit, keindahan dan kesejukan yang menyatu serta petualangan yang penuh tantangan.

4.  Gua Rancang Kencono


Gua Rancang Kencono

Berdasarkan buku "Mozaik Pusaka Budaya Yogyakarta" yang disusun oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, Gua Rancang Kencono merupakan gua purba sejajar dengan Gua Braholo yang terdapat di Kecamatan Rongkop, hal ini didasarkan pada penemuan artefak dan tulang belulang yang diperkirakan hidup pada ribuan tahun yang lalu. Gua yang mempunyai ruangan luas dan lapang dengan pohon klumpit (Terminalia edulis) yang diperkirakan sudah berusia lebih dari 2 abad ini pernah dijadikan sebagai tempat persembunyian dan pertemuan Laskar Mataram pada saat menyusun rencana untuk mengusir Belanda dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Karena digunakan untuk merancang strategi demi tujuan mulia maka gua ini dinamakan Gua Rancang Kencono.

Selain relung gua yang sempit dan gelap, di sisi lain juga terdapat lorong yang konon menghubungkan Gua Rancang Kencono dengan Air Terjun Sri Gethuk. Saat memasuki lorong tersebut Anda harus berjalan jongkok bahkan sesekali merangkak karena langit-langitnya sangat pendek. Menurut pengelola, sebagian lorong tersebut telah runtuh sehingga tidak bisa ditelusuri. Saat malam menjelang, Gua Rancang Kencono yang disinari samar cahaya bulan terlihat mistis sekaligus eksotis. Redup cahaya bintang dan sinar lampu taman yang tidak terlalu benderang menjadi teman setia berbincang sambil menikmati secangkir wedang jahe. Derik serangga berpadu dengan desau angin menciptakan simfoni alam yang merdu dan mengiringi obrolan hingga larut malam.

5. Gua Seropan



Gua Seropan

Gua Seropan terletak di Desa Semuluh, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul atau berjarak sekitar 45 km dari arah timur kota Yogyakarta. Gua yang tergolong gua besar dengan panjang 888 meter dan kedalaman sekitar 63 meter ini menjadi tempat  yang sangat cocok bagi Anda yang hobi bertualang dan ingin mengeksplorasi perut bumi sambil menyelusuri lorong-lorong gua dengan keunikan dan lukisan alam yang tergambar jelas di dinding gua.

Obyek wisata Goa Seropan sangat erat hubungannya dengan pecita alam dan olahraga ekstrim. Disini anda dapat melakukan kegiatan penyusuran goa atau sering disebut dengan caving atau juga panjat tebing atau rock climbing. Disamping medannya yang sangat cocok untuk melalukan dua aktivitas tersebut, juga didukung dengan pemandangan alam goa berupa stalaktit dan stalagmit yang akan menambah semangat memanjat tebing-tebing di sekitar goa.

6. Gua Gelatik



Gua Gelatik

Gua Gelatik merupakan objek wisata alam berupa gua yang berlokasi di wilayah Desa Bejiharjo, Karangmojo Gunungkidul, D.I. Yogyakarta letaknya cukup dekat dengan Gua Pindul. Keindahan gua ini melengkapi keberadaan desa wisata Bejiharjo.

Gua dengan panjang 300 meter, Namun untuk menuju bagian terdalam dari gua itu membutuhkan perjuangan, karena di beberapa bagian gua, pengunjung harus merangkak dan merayap. Pada beberapa bagian gua, terdapat stalaktit dan stalagmitnya sangat berdekatan dan nyaris bertemu. Stalaktit dan stalagmit yang ada di gua ini sangatlah indah. Pada bagian dalam gua dihuni oleh banyak kelelawar. Kelelawar tersebut bergelantungan di atap gua. Kelelawar ini menambah tantangan dalam penyelusuran gua ini, karena ketika pengunjung memasuki di daerah itu, para kelelawar tersebut mulai berterbangan.

7. Gua Braholo



Gua Braholo

Gua Braholo adalah salah gua purba yang terletak di Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Di gua ini pernah ditemukan 10 fosil manusia purba dalam kondisi yang relatif masih utuh. 

Selain soal manusia purba, Gua Braholo merupakan objek wisata yang asik untuk melakukan caving (susur gua). Dengan menyusuri gua ini, Anda akan menemukan kebesaran Tuhan yang telah menciptakan  keindahan ‘dunia’ bawah tanah. Selain terdapat stalaktit dan stalakmit, di dalam gua ini terdapat aliran sungai bawah tanah yang sangat jernih.  

Nah itulah 7 Gua Terindah Di Gunungkidul sebagai referensi Anda yang ingin menelusuri gua-gua indah dan menakjubkan yang ada di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Axact

KAOS DAKWAH

KAOS DAKWAH adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Dakwah sampai bagaimana cara menjual Kaos Dakwah Online maupun offline, Silakan cari artikel di blog ini..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini.

Post A Comment:

0 comments: